Kantor Kecamatan Rancah

KECAMATAN RANCAH Jl. Kesehatan No. 28 Telp. (0265) 740432 Ciamis

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 April 2014

Selamat Untuk Persib, Suharno Tetap Puas Kinerja Anak Asuhnya

Selamat Untuk Persib, Suharno Tetap Puas Kinerja Anak Asuhnya


Arema Indonesia harus mengakui keunggulan PERSIB pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (13/4). Kegagalan mencuri poin di kandang Maung Bandung ini membuat Arema tergeser dari puncak klasemen sementara oleh PERSIB.

Menanggapi hal itu, pelatih Arema Suharno tetap puas terhadap kinerja pemainnya. Kalah, menang atau seri menurutnya tidak menjadi persoalan baginya.

"Selamat kepada PERSIB. Pertandingan tadi saya menilai jika ada kesalahan pemain tetap saya hargai perjuangan mereka," kata Suharno usai laga.

Ia lebih lanjut mengatakan, pihaknya akan tetap membenahi beberapa kekurangan dalam tim. Tergeser oleh PERSIB pun diharapkan dapat kembali terkejar dengan meraih poin dari Pelita Bandung Raya (PBR) pada laga selanjutnya.

"Kekurangan tetap kita benahi. Kita bikin rotasi. Peringkat turun, mudah-mudahan bisa menang lawan PBR," jelasnya. ***

Sumber : http://www.persib.co.id/

Sabtu, 22 Februari 2014

Arti Di Balik Kata "Tidak Dilaksanakan"

CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, memilih kata “tidak dilaksanakan” untuk batalnya pertandingan Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang seharusnya digelar sore ini di Stadion Si Jalak Harupat. Jokdri-sapaannya, tidak menggunakan istilah batal atau ditunda. Itu karena Jokdri menyatakan bahwa keputusan untuk status pertandingan ini perlu ditelaah lebih dalam di ranah Komisi Disiplin PSSI.
“Bagaimana ke depannya? Kami butuh melakukan telaah yang lebih mendalam sehingga bisa mengambil keputusan segera. Tapi segera ini perlu kehati-hatian. Ada kemungkinan butuh pendalaman yang membutuhkan proses, tapi ada deadline selambat-lambatnya 7 Maret,” ujar Joko Driyono, Jumat (21/2) seperti dikutip dari Sportanews.com.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi putusan atas status pertandingan ini. Jika tidak ditemukan pelanggaran yang dilakukan kubu Persib atas tidak bisa dilaksanakannya laga ini, kemungkinan pertandingan bisa dijadwal ulang. Namun yang memberatkan kubu Persib adalah surat permohonan penjadwalan ulang baru dilayangkan kepada PT LI pada Kamis (20/2) malam. Itu dilakukan beberapa saat setelah pihak kepolisian mengeluarkan surat penolakan pemberian rekomendasi izin pertandingan. Sedangkan dalm Regulasi ISL 2014 tertulis bahwa panpel seharusnya meminta penjadwalan ulang 7 hari sebelum jadwal pertandingan.
Berikut adalah beberapa ayat dari Pasal 5 Pertandingan dalam Regulasi ISL 2014 yang berkaitan dengan tidak dilaksanakannya pertandingan Persib vs Persija.
Pasal 5 (9): “Perubahan jadwal Pertandingan ditetapkan selambat-lambatnya 7 hari sebelum hari Pertandingan.”
Pasal 5 (11): “Klub bertanggung jawab terhadap proses perizinan setiap pertandingan kandang yang dilaksanakan dan wajib mengirimkan surat izin atau rekomendasi yang telah diperoleh dari pihak kepolisian kepada Liga.”
Pasal 5 (12): “Karena alasan kendala perizinan, Klub dapat mengajukan permohonan perubahan hari dan tanggal Pertandingan pada 7 hari sebelum hari Pertandingan yang telah ditetakan oleh Liga untuk selanjutnya mendapatkan persetujuan atau penolakan oleh Liga.”
Pasal 5 (13): “Dalam hal Klub tidak dapat mengajukan permohonan perubahan hari dan tanggal Pertandingan diluar tenggat waktu yang ditetapkan oleh Liga atau Liga menolak permohonan perubahan hari dan tanggal Pertandingan, maka Liga akan mengambil alih penyelenggaraan Pertandingan untuk dilaksanakan di Stadion alternatif yang ditetapkan oleh Liga.”
Jika ditemukan pelanggaran, kemungkinan terburuk, kalah WO, bisa saja dijatuhkan kepada Persib. “Memang, kegagalan menyelenggarakan pertandingan, ancamannya adalah kalah WO. Apalagi, panpel tidak punya alasan kuat soal itu,” terang Jokdri.
“Tapi, kami akan melakukan telaah lebih dulu, termasuk mengenai penjadwalan ulang. Itu sebenarnya tidak mudah karena tidak hanya bicara kapan, tapi di mana. Memang ada daerah yang lebih aman dari Jawa Barat? Kan tidak juga.”
“Untuk penjadwalan ulang, jika sesuai agenda kompetisi, tempatnya belum tentu bisa. Sehingga, kami belum memutuskan tanggal x dan tempat y. Jika dikatakan kalah WO, kami pun harus diskusi, apakah permasalahan masuk ke Komdis.”
“Tapi, opsi itu belum pasti karena kami butuh kehati-hatian. Itu diperlukan agar kami mengambil keputusan yang tepat,” jelas Jokdri.

Panpel Berharap Persib Terhindar dari Kemungkinan Terburuk

 
Panitia pelaksana pertandingan kandang Persib Bandung sudah berupaya keras untuk partai melawan Persija Jakarta. Namun rekomendasi izin penyelenggaraan pertandingan tetap tidak dikeluarkan pihak kepolisian. Laga panas yang seharusnya digelar sore ini di Stadion Si Jalak Harupat pun tidak dilaksanakan.
Seperti menghadapi pertandingan lainnya, panpel mengaku sudah melengkapi semua persyaratan untuk bisa digelarnya sebuah pertandingan. Bahkan tiket pertandingan pun sudah naik cetak.
“Semua persyaratan sudah kita lengkapi. Stadion, pemadam kebakaran, petugas medis dari PMI (Palang Merah Indonesia), sudah kita siapkan. Itu menunjukkan kalau kami siap menggelar pertandingan,” sebut General Coordinator panpel Persib, Budhi Bram Rachman, saat ditemui di Mess Persib, Sabtu (22/2) pagi.
Namun izin pertandingan tidak keluar dari pihak kepolisian, 2 hari menjelang pertandingan. “Semua sudah sesuai rencana, malah kita ada mau floating keamananan. Tapi karena kejadian itu (kericuhan penonton dengan pendukung Persija pada pertandingan melawan Pelita Bandung Raya), mungkin dari pihak kepolisian jadi ada pertimbangan lain sehingga izin untuk pertandingan kita tidak keluar,” imbuh Bram.
Saat surat penolakan penyelenggaraan pertandingan keluar dari pihak kepolisian, Bram mengaku langsung melayangkan surat tersebut kepada operator kompetisi, PT Liga Indonesia. Seraya meminta penjadwalan ulang untuk laga panas ini. Namun yang memberatkan Persib adalah Regulasi ISL 2014 menyebut bahwa selambat-lambatnya klub meminta penjadwalan ulang 7 hari sebelum hari pertandingan. Ancaman terberat dari kegagalan panpel menyelenggarakan pertandingan adalah kalah WO.
“Ya memang itu kan isu. Kepastiannya baru dipastikan 7 Maret. Tapi kami berharap tidak separah itu. Karena ada beberapa pembelaan kita. Kita sudah menyiapkan semua persyaratan pertandingan. Tapi surat penolakan itu baru keluar Kamis malam. Ketika mendapat surat penolakan rekomendari dari kepolisian untuk pertandingan di Jalak, dalam hitungan menit langsung surat itu dikirim ke PT Liga. Dan suratnya juga dari kepolisian itu ditujukannya ke PT Liga. Kami kirim juga supaya konfirmasi aja,” papar Bram.

Kecewa Ditanggung Dari Luar Bandung

Kecewa Ditanggung Dari Luar Bandung
Mestinya, sore ini puluhan ribu bobotoh memadati Stadion Si Jalak Harupat. Berteriak, bernyanyi, menyerukan dukungan untuk tim kebanggan mereka Persib Bandung. Namun apa boleh buat, laga panas melawan tim ibukota, Persija Jakarta urung digelar. Pihak kepolisian tidak mau ambil resiko dengan menerbitkan rekomendasi izin penyelenggaraan pertandingan yang dinilai berpotensi memicu kericuhan.
Ungkapan kekecewaan muncul dari berbagai pihak. Kedua kubu sudah mempersiapakan diri dengan sematang mungkin agar tidak kehilangan gengsi di partai besar ini. Bukan hanya dari kedua tim, supporter Persib pun sangat kecewa dengan keputusan ini. Terlebih bobotoh dari luar Bandung yang sudah menyiapkan diri untuk datang ke Kota Kembang.
Tiga bus dari bobotoh Tangerang, gagal meluncur ke Bandung. Ketua Viking Tangerang, Ope Bulao, menyebut setidaknya 200 orang anggotanya dan bobotoh Tangerang sudah mendaftarkan diri untuk menyaksikan pertandingan Persib-Persija.
“Ada 3 bus dan 1 elf rencananya dari Tangerang. Gabungan semua bobotoh yang ada di Tangerang. Ya jelas kecewa. Saya pribadi juga kecewa, udah rugi waktu, uang, ninggalin kerjaan karena udah cuti 2 hari,” ucap Ope kepada Simamaung lewat saluran telepon.
Yang membuat Ope tak kalah pusing adalah ketiga bus yang disebut tadi sudah diberi uang DP (down payment). Sedangkan pembatalan sewa bus membuat uang DP tersebut tidak bisa dikembalikan utuh atau ada potongan administrasi.
“Pokoknya riweuh we. Udah mah uang DP bus udah ngasih DP hampir 2 juta satu busnya. Sekarang uang DP itu ga bisa diambil full semua. Yang bikin pusing mah, ada yang ngerti, tapi ada juga yang mau uang pendaftarannya dikembalikan utuh. Tapi akhirnya kemarin udah saling koordinasi, udah dikumpulin, musyawarah, dan alhamdulillah sebagian besar ngerti bahwa uang pendaftaran mereka ga bisa dikembalikan full juga,” tutur Ope.
Ada pula cerita dari Deddy Darmawan, Ketua Viking Borneo. Ia mengatakan bahwa dari Kalimantan Timur ada 5 anggotanya, termasuk dirinya, yang sudah membeli tiket pesawat ke Bandung, demi laga ini. Pun 2 bobotoh dari Kalimantan Selatan.
“Tadinya yang mau berangkat dari Viking Borneo ada 5 orang. Sudah mempersiapkan tiket jauh-jauh hari, sudah minta ijin cuti kerja ke bos, eh pertandingan malah batal. Aduh eta mah kecewa sekali. ‪Pertandingan yang ditunggu-tunggu khususnya bobotoh yang di luar Pulau Jawa sangat menunggu. Karena kita kan nonton langsung ke stadionnya juga kan jarang-jarang. Kita pilih-pilih nonton pertandingan bigmatch aja, biar ada kesan,” ucap Deddy kepada Simamaung melalui sambungan telepon.
Sasaran kekecewaan Deddy ditujukan kepada aparat kepolisian yang tidak memberikan izin penyelenggaraan pertandingan. “Terus mengenai aparatnya sangat tidak kooperatif. Seharusnya jangan melarang, tapi meminimalisir keadaan dan menciptakan situasi kondusif dengan menambah jumlah anggota‬,” jelasnya.
Deddy mengatakan bahwa 3 orang dari Viking Borneo dan 2 dari Kalsel tetap berangkat ke Bandung meski pertandingan tidak dilaksanakan. Sedangkan 2 rekannya yang lain urung terbang ke Bandung. Walhasil, tiket mereka hangus. Untuk refund ke maskapai penerbangan, uang yang mereka terima tidak lebih dari 50 persen dari harga tiket.
“Persiapan udah jauh-jauh hari, udah siapin banner. Udah maksimal pokoknya lah. Nah yang bertiga tetap ke Bandung, termasuk saya. Yang 2 orang milih dibatalin. Ya, kita ke Bandung aja lah sambil jalan-jalan, nyari-nyari merchendise Persib,” tambah Deddy.
Pagi tadi, Persib menggelar pertandingan ujicoba melawan IM UD Rahayu di Stadion Persib. Partai beda kelas ini setidaknya menjadi pelipur lara bagi Deddy dan rekan-rekannya.
“Ya untung tadi pagi ada ujicoba, jadi sedikit jadi pengobat kekecewaan. Lumayan bisa nonton. Ngabangbrangkeun lah. Di sini juga banyak yang udah datang ke Bandung. Ada dari Solo, Lampung, Pekanbaru,” tandasnya

Simamaung

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "